Banjir Rob Jadi Berkah Para Tukang Becak

Banjir Rob Jadi Berkah Para Tukang BecakSEMARANG (asatu.id) – Banjir rob di Jalan Yos Sudarso – Bandarharjo depan Polsek, (sektor kawasan pelabuhan) Tanjung Emas Semarang menjadi berkah bagi para tukang becak di sekitar area itu.

Warga masyarakat yang ingin melewati ruas jalan tersebut harus menggunakan moda transportasi becak agar bisa melintas tanpa harus kebasahan. Tentu saja bagi para penarik becak yang ada di area tersebut hal ini menjadi rezeki tersendiri

Sukiyono salah satunya, ia menuturkan, jika rob tiba penghasilannya naik hingga 100 persen. Meskipun banjir rob menjadikan tunggangannya mudah rapuh namun dirinya tetap menerjang kerasnya air laut tanpa ampun demi asap dapur terus mengepul.

“Biasanya dihari biasa Rp 60 ribu sehari, tapi kalau sedang banjir rob gini bisa sampai Rp 150 ribu,” terangnya kepada asatu.id, Senin (29/5).

Namun demikian, dirinya menyayangkan adanya banjir rob yang melanda kawasan itu. Ia menceritakan, banjir rob setinggi kurang lebih 30 centimeter ini sering melanda kawasan dekat Tanjung Emas itu.

“Ya kalo banjir rob ini udah biasa. Biasanya tiap akhir hingga awal bulan pasti seperti ini. Paling lama biasanya 5 hari. Ya meskipun berkah Ramadhan, tapi kalo gini terus ya nggak baik,” tandas warga Banjarharjo tersebut.

Salah satu pengguna jasa becak, Kinanti Mekar menerangkan, dirinya merasa terbantu dengan adanya jasa becak. Terkait banjir, ia menerangkan, waktu bulan puasa seperti ini banjir rob sering terjadi.

“Rob tahun lalu saja tingginya selutut, kalau ini agak rendah. Dulu waktu pertengahan lebaran hingga H-2 sampai selutut. Harapannya ya jangan rob, orangtua kan kerja di area sini, jadi susah aksesnya,” pungkas warga Kaligawe, Semarang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *