Profesor Asal Amerika Ini Ikut Dugderan

dugderanSEMARANG (asatu.id) – Ada yang menarik perhatian asatu.id saat riuhnya Dugderan 2017 kali ini, disela-sela perayaan berlangsung terlihat seorang wanita asing yang belakangan diketahui merupakan seorang profesor asal Amerika.

Adalah Anne K. Rasmussen, seorang Profesor Etnomusikologi asal College of William and Marry Amerika Serikat terlihat antusias dengan Dugderan yang merupakan tradisi Kota Semarang sebagai penanda bulan puasa atau Ramadhan tiba.

Disela-sela pembagian roti ganjel rel (roti khas Semarang) di Masjid Agung Kauman Semarang, Kamis (25/5) siang, Anne mengutarakan ketertarikan dan pendapatnya tentang Dugderan dihadapan para pengurus masjid.

“Dugderan merupakan sebuah budaya yang keren, seru, dan bagus. Harus terus dilestarikan,” ungkap Anne saat ditanya salah satu pengurus Masjid.

Anne sendiri merupakan seorang peneliti musik Islam di Indonesia dan saat ini sedang berkunjung ke Semarang untuk melakukan riset penelitian.

“Saya kesini ingin meneliti musik Islam di Semarang dan ingin bertemu Cak Nun (Emha Ainun Nadjib),” pungkasnya.

Selain mendapatkan kesempatan untuk mengutarakan pendapatnya, Profesor yang piawai memainkan gambus ini juga diberikan roti ganjel rel oleh pengurus masjid.

Prosesi Dugderan sendiri berlangsung dari Balai Kota Semarang menuju Masjid Agung Kauman Semarang, dilanjutkan menuju Masjid Agung Jawa Tengah.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *