Sinoeng : NKRI, Pancasila, Itu Harga Mati !

SEMARANG (asatu.id) – Pancasila merupakan dasar negara Indonesia. Seluruh elemen masyarakat Indonesia wajib menjaga, merawat, dan mengejawantahkan nilai-nilai Pancasila kedalam kehidupan sehari-hari. Adapun isu-isu atau tindakan yang mencoba merongrong Pancasila, harus ditindak tegas dan diberantas.

“Tidak ada toleransi jika muncul tindakan yang mencoba merongrong Pancasila. Karena Pancasila, NKRI itu harga mati,” ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jawa Tengah, Sinoeng N Rachmadi, Selasa (23/5).

Pihaknya menerangkan, secara sadar atau tidak sadar sebenarnya kita semua sudah melakukan nilai-nilai dari Pancasila itu sendiri.

Ia memberi contoh, Dalam kerja sebuah tim itu artinya gotong royong, peduli pada orang yang kurang mampu, terkena musibah atau bencana itu kemanusiaan.

Kemudian beribadah menurut kepercayaan masing-masing adalah implementasi dari sila pertama. Lalu bermusyawarah dengan mufakat adalah sila ke empat. Dan berbuat suatu hal untuk orang banyak itu keadilan sosial.

“Sebenarnya sadar atau tidak kita ini sebenarnya tinggal meneguhkan bahwa kita ini sebenarnya telah menjalankan jiwa-jiwa Pancasila,” ujarnya.

Terkait masih sering terjadinya isu atau tindakan dari beberapa oknum yang mencoba memprovokatif dan menggoyang Pancasila, ia berpendapat bahwa hal tersebut merupakan ujian yang harus dihadapi oleh seluruh eleman bangsa ini.

“Kalau kita lulus, dalam arti tetap meneguhkan hati dalam satu bangsa maka itu akan menjadi ketahanan bangsa. Semua elemen bangsa seperti TNI, Polri, Pemerintah, dan elemen masyarakat yang lain harus satu line satu barisan bahwa Indonesia, Pancasila  NKRI harga mati.

Tinggal kita mengejawantahkan di dalam kehidupan sehari-hari dan merawat itu sebagai bangsa dan bernegara,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *