Perda Pajak Horeca Mulai di Susun DPRD Kota Semarang

SEMARANG (asatu.id) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang lewat Panitia Khusus (Pansus) Perubahan Peraturan Daerah Tentang Pajak Hotel, Pajak Restoran dan Pajak Hiburan DPRD Kota Semarang, melakukan tinjauan ke beberapa objek pajak terutama Hotel dan Restoran di Kota Semarang, Senin (22/5).

Hal tersebut dimaksudkan, untuk memperoleh informasi terkait item-item apa saja yang antinya dikenakan pajak dari pelaku hotel dan restoran serta hiburan di Kota Semarang.

Ketua Pansus Perubahan Peraturan Daerah Tentang Pajak Hotel,Pajak Restoran dan Hiburan, Wachid Nurmiyanto mengatakan, dengan adanya Perda ini, diharapkan, pajak hotel, yang dihasilkan bisa lebih spesifik ketimbang dengan perda sebelumnya.

“Dulu cuman ada pajak hotel dan losmen. Tapi sekarang ada hotel, pondok wisata, motel, kondominium, apartement, yang menyatu dengan hotel, dan nantinya itu juga wajib dikenakan pajak, termasuk kos-kosan yang memiliki 10 kamar masuk kategori hotel,” ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, rencana besaran pajak yang diberlakukan berbeda. Pajak hotel diluar kos-kosan dan pondok wisata akan dikenakan sebesar 10 persen, sedangkan untuk kos-kosan dan pondok wisata sebesar 5 persen.

Sementara itu, Kabid Pajak Daerah Bapenda, Agus Wuryanto menyatakan, pihaknya akan menginventarisir item-item objek kena pajak, sehingga nantinya terdata semuanya.
Pihaknya juga mendorong sistem online untuk membayar pajak terutama hotel, restoran dan hiburan, namun belum semuanya tercapai.

”Kami dorong sistem online dalam pembayaran pajak. Ditargetkan tahun ini semuanya objek pajak memakai sistem online,” ujarnya.

General Manager Hotel Gumaya, Agik mengatakan, Pihaknya akan mengikuti saran atau masukan dari DPRD dan pemerintah kota untuk memisahkan pajak hotel dan restoran setelah tinjauan tersebut.

“Jika akan di onlinekan, kami meminta difasilitasi alat untuk intergrasi dengan system kami,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *