Pedagang Minta Pasar Johar Baru Segara Dibangun

SEMARANG (asatu. Id)  –  Pedagang pasar eks Johar yang menempati relokasi di lahan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) meminta kepada Pemerintah Kota Semarang segera membangunkan Pasar Johar baru di Jalan Agus Salim.

Hal itu disampaikan perwakilan PPJP MAJT, Suparno saat rapat membahas tentang pembangunan Pasar Johar di ruang paripurna DPRD, Senin (14/5).

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi B Agus Riyanto Slamet ini dihadiri sejumlah pihak termasuk, Kepada Dinas Perdagangan Fajar Purwoto dan Dinas Tata Ruang Kota Semarang.

Selain itu, Suparno juga menolak adanya aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Johar atau Jalan Agus Salim. Menurutnya relokasi pedagang MAJT akan kalah dan sepi pembeli.

“Kalau masih ada yang jualan disana pasti kita akan sepi. Karena disana aksesnya gampang,” ujarnya.

Dirinya meminta kepada dinas perdagangan untuk membersihkan pedagang yang ada di Jalan Agus Salim tersebut. Dia juga menyampaiakan bahwa selama dua tahun mereka pindah di tempat relokasi membuat mereka cukup menderita.

“Sebab sebelum pindah pedagang bisa menjual cabe tiap hari tujuh karung, sekarang di relokasi sulit untuk menjual sekarung cabe dalam seminggu habis,” katanya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Danur Rispriyanto mengatakan, memang ada keresahan pedagang di relokasi yang sepi pembeli. Namun, dalam rapat ini akan mau mencari solusi yang terbaik untuk diperoleh formula yang pas menangani pedagang pasar Johar tersebut.

Pihaknya berharap semua pihak bisa menahan ego masing-masing untuk membuat pasar Johar tetap jadi ikon dan ikut membesarkan kota Semarang.

“Untuk kelanjutan agenda hari ini, setelah pembahasan, sidang rapat diskor dulu, lalu untuk dibuat rapat kerja antara perwakilan pedagang, Dinas perdagangan serta Dinas Tata Ruang,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *