Panlok 42 SBMPTN Semarang Sediakan Pendamping Khusus Bagi Peserta Difabel

Prof. Dr. Ir. Muhammad Zainuri, DEA, Koordinator Panlok 42 SBMPTN Semarang

SEMARANG (asatu.id) – Sebanyak 39.925 peserta dari penjuru daerah di Indonesia akan mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMNPTN) tahun 2017 di Panitia Lokal (Panlok) 42 Semarang, Jawa Tengah.

Koordinator Panlok 42 Semarang, Prof. Dr. Ir. Muhammad Zainuri, DEA menerangkan kepada asatu.id, bahwa jumlah tersebut terbagi atas 38.750 Peserta Paper Based Test (PBT) atau ujian SBMPTN yang diselenggarakan secara tertulis dan menggunakan kertas, serta 1.175 Peserta Computer Based Test (CBT) atau ujian SBMPTN yang diselenggarakan dengan menggunakan komputer.

“39.925 peserta SBMPTN 2017 tersebar dalam 45 ruangan baik Undip, Unnes, UIN, dan Untidar dengan kapasitas 1 ruang minimal 20 peserta,” terangnya saat ditemui awak media, di ICT Undip, Tembalang Semarang, Senin (15/5).

Masih meneruskan, jumlah tersebut terdiri atas 15.229 peserta ujian kelompok saintek, 15.866 peserta kelompok ujian soshum, dan 3.996 peserta kelompok ujian campuran.

Khusus pendaftaran lokasi Ujian di Magelang , tambah dia, terdapat 1.554 peserta ujian kelompok saintek, peserta kelompok ujian soshum 1.835, dan 270 peserta kelompok ujian campuran

Untuk pelaksanaan SBMPTN 2017, imbuh dia, terdapat peserta berkebutuhan khusus yang sudah dipersiapkan pendampingan khusus dari panitia.

“Terdapat satu peserta tuna wicara dalam kelompok ujian Saintek yang ada di Unnes. Ada satu lagi di Undip, laporan awalnya tuna netra namun setelah dicek, peserta kelompok campuran itu memiliki mata minus agak berat. Jadi ga tuna netra,” pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *