Menjelang Puasa Harga Cabai Naik 15 Persen

SEMARANG (asatu.id) – Menjelang bulan puasa harga cabai dipasaran Kota Semarang mengalami kenaikan hingga 15 persen. Kenaikan tersebut disebabkan karena cuaca buruk yang melanda berbagai wilayah di Jawa Tengah.

Salah satu pedagang cabai di pasar Johar Semarang Sugiyo mengatakan, kenaikan terjadi sudah sejak 15 hari belakangan.

“Rata-rata kenaikan hingga 15 persen. Ya biasanya karena cuaca buruk, saat ini kan kadang hujan kadang panas jadinya pohon cabai cepet mati,” ujarnya saat ditemui asatu.id, Senin (8/5).

Dia mencontohkan, harga cabai kriting sebelum naik berkisar Rp. 15 ribu/kilogram menjadi Rp. 27 ribu/kilogram.

Sedangkan cabai rawit merah alias cabai setan dulunya Rp. 35 ribu/kilogram menjadi Rp. 50 ribu/kilogram.

“Alhamdulillah menjelang bulan puasa pasokan masih lancar dan pengiriman juga nggak ada kendala. Cabai saya di pasok dari Temanggung, kualitasnya ciamik,” terangnya.

Menurutnya, saat ini permintaan akan kebutuhan cabai masih bertaraf wajar. Memasuki bulan puasa pun demikian. “Masuk bulan puasa permintaan sama aja, nah kalo H-15 lebaran pasti permintaan melonjak. 1,5 – 2 ton perhari bisa terjual,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Siti Sukrastionah mengungkapkan, selama bulan puasa keluarganya dapat menghabiskan cabai sebanyak 2 kilogram.

“Kalo harga naik waktu puasa apa lagi lebaran itu udah biasa mas, asalkan naiknya wajar. Kan setiap orang punya kemampuan masing-masing,” pungkas warga asal Manyaran Semarang itu.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *