Persibat Berusaha Tampil di Papan Atas

BATANG (asatu.id) – Persaingan di Liga 2 Indonesia selayaknya lebih sengit dibandingkan dengan Liga 1. Bahkan, beberapa pengamat sepak bola menilai bahwa di Liga 2 adalah kompetisi dengan tingkat persaingan yang lebih menarik.

Disamping diisi oleh tim-tim besar yang pada zaman dulu memiliki kejayaan di kasta tertinggi Liga Indonesia dan memiliki daya saing yang lebih kuat karena hanya 24 tim yang akan bertahan di Liga 2 dari 60 tim yang bersaing.

Semenjak awal diputar sudah memperlihatkan keseruan dalam setiap pertandingan yang terjadi dan banyak kejutan yang diluar dugaan yang sudah diprediksi sebelumnya.
Banyak tim-tim yang terjungkal dikandangnya sendiri padahal sebelumnya sudah diprediksi meraih kemenangan. Sepertinya persaingan ini akan terus berlanjut sampai jeda kompetisi dan sampai akhir kompetisi.

Tim-tim liga 2 mulai berfikir keras untuk dapat merubah keadaan di posisi klasemen yang mulai naik turun tingkat. Tak terkecuali grup 3 yang dianggap sebagai grup neraka karena dihuni oleh tim yang diatas rata-rata dari tim lain yang ada di grup lainnya.

Dari peristiwa PSS Sleman yang memulai laga dengan kekalahan 0-1 atas PSCS Cilacap hingga Persibat yang tak terduga sanggup menahan imbang PSCS di Cilacap.

Persibat sendiri sekarang berada diposisi ke 4 dibawah Persijap, PSS Sleman, Dan PSCS Cilacap yang hanya memiliki selisih point 1. Persibat sendiri masih mempunyai selisih 2 point dengan tim teratas lainnya.

Pertandingan selanjutnya Persibat akan bertemu dengan tim kuat PSS Sleman di Stadion Moh. Sarengat Batang pada Minggu (14/5). Jika Persibat ingin menerobos masuk ke posisi teratas harus dapat memenangkan pertandingan tersebut. (Kholid Alfarisi)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *