Tim Platnas Karate Indonesia Sabet Medali Emas

SEMARANG (asatu.id) – Kontingen Merah Putih sukses lampaui target 4 emas dari Prima dan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) pada Kejuaraan Karate Internasional SEAKF Championship tahun 2017.

Sebelumnya, Kontingen merah putih merupakan atlet Platnas yang dipersiapkan untuk menghadapi Sea Games 2017 di Malaysia pada Agustus mendatang mampu menyabet 8 emas dari kejuaraan yang digelar di Balaiurang Astina UTC Convention Hotel, Semarang ini. Kontingen merah putih sendiri terdiri atas 10 karateka putra dan 10 karatekan putri.

Dalam penentuan medali emas ke-7 pertandingan berjalan sengit. Srunita Sari (24) karateka asal Medan yang maju di kelas kumite beregu mengungkapkan, bahwa pertandingan melawan tim Vietnam amatlah tidak mudah. Dirinya bersama rekan satu timnya Cok Istri (Bali), Yulanda (Papua), Desyinta (Sumatera Utara), Devina Dea (Jakarta) harus berjuang ekstra keras untuk dapat menahlukan tangguhnya karateka asal Vietnam dikejuaraan kali ini.

“Vietnam bukanlah lawan yang mudah, kita harus kerja keras, kejar mengejar point, dan Puji Tuhan kami diberi kesempatan untuk menang,” ujaranya, Jumat (5/5).

Meskipun ditarget, Mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Medan ini tidak menganggap target itu menjadi sebuah beban, namun justru membuatnya lebih giat berlatih dalam mecapai target yang sudah ditentukan.

Dalam pertandingan yang panas itu, riuh sorak penonton serta dukungan penuh dari masyarakat Indonesia yang berada di Kota Semarang membuat dara kelahiran 24 tahun lalu beserta timnya tambah bersemangat.

“Terimakasih untuk dukungan masyarakat Indonesia yang ada di Semarang, atas doa dan dukungan kalian semua kami bisa seperti ini,” tandas mahasiswa angkatan tahun 2010 itu.

Saat ditemui asatu.id sesuasi pertandingan, pelatih kontingen merah putih Zakarias Sogorom pun mengutarakan hal tak jauh berbeda. Menurutnya Vietnam bermain segaris dan kemudian mendesak secara pelahan.

“Tadi mereka main segaris, terus kami atisipasi dengan merubah sedikit strategi dan kami menunggu kelengahan lewan kemudian kami serang balik untuk mendapatkan point,” bebernya.

Dia menjelaskan, sudah memperisiapkan atletnya dalam pemusatan latihan selama kurang lebih satu tahun. “Ini kan event pre Sea Games, masih banyak hal yang harus kami evaluasi dari kejuaraan ini,” pungkasnya.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *