Butuh Anggaran 6 M Jadikan BBI Eduwisata Semarang

SEMARANG (asatu. Id) – Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang I Gusti Made Agung menerangkan, untuk rencana pengembangan Balai Benih Ikan (BBI) Dinas Perikanan Kota Semarang yang terletak di Mijen menjadi eduwisata, pihaknya mengakui butuh dana anggaran sekitar Rp 6 miliar.

Dalam perencanaan pengembangan menjadi eduwisata nanti, Made juga menuturkan bahwa akan menambah berbagai fasilitas pendukung yang lebih asri, misalnya kolam pemancingan gazebo-gazebo, maupun fasilitas lainnya tanpa menghilangkan fungsi balai benih itu sendiri.

“2018 sudah kami anggarkan Rp 5 miliar untuk menambah kolam-kolam dan lainnya. Selain itu kami juga meminta bantuan pemerintah pusat diperkirakan Rp 1 miliar,” ungkap Made, Senin (1/5).

Teknisnya nanti, Dinas Perikanan akan manggandeng Dinas Pertanian untuk merumuskan konsep dan pengembangan BBI.

Pihaknya mengatakan, bahwa Dinas Perikanan dan Dinas Pertanian berdekatan, sehingga perlu adanya pengintegrasian.

“Nanti akan dikombinasikan. Nanti ada sawah dan kebun, bibit tanaman hias, anggrek, dan kolam pembibitan. Jadi lokasi ini nanti cocok untuk anak-anak untuk bermain sambil belajar, ” ujarnya.

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menganjurkan agar BBI bekerjasama dengan Dinas PU untuk meratakan tanah agar lebih rapi.

Menurutnya, fasilitas-fasilitas pendukung seperti gazebo, restoran, fasilitas pemancingan seperti tempat membakar ikan tidak salahnya dibuat.

“Kalau perlu playground dan kolam renang anak. Sehingga betul-betul sebagai tempat wisata. Kalau sekarang bentuknya masih sebatas tempat balai saja,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *