Ita Siap Pamerkan Handycraft Lapas ke Belanda

Wakil Wali Kota berjanji memasakan handycraft buatan penghuni lapas hingga ke Belanda (Vedyana Ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Plt Wali Kota Semarang, Heveartita Gunaryanti Rahayu berencana memasarkan produk handycraft atau kerajinan tangan hasil binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIA Wanita, Bulu, Kota Semarang ke Belanda.

”Akhir Mei nanti kami ada agenda mau ke Belanda, kalau misal ada yang bagus kita siap pamerkan dan bantu jual di sana,” ujarnya, Sabtu(22/4).

Sebelumnya, pihaknya akan menggelar nota kesepahaman atau MoU dengan pengurus Lapas terkait dengan masalah produksi handycraft. Ini dilakukan supaya kesinambungan produksi kerajinan setelah nanti dibantu pemasarannya bisa terus ada dan mampu memenuhi permintaan konsumen.

Mbak Ita, sapaan akrabnya menambahkan, juga akan menggunakan galeri UKM yang ada di Kawasan Kota Lama dan di balai kota untuk memasarkan kerajinan produk warga binaan.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Wanita Bulu, Rosnaidah mengaku senang dan menyambut baik bantuan pemasaran yang akan diberikan Plt Wali Kota Semarang tersebut.

Dia menerangkan, di Lapas ada 389 warga binaan dan ada sekitar 216 yang memiliki keahlian membuat handycraft. Adapun pemberian pembekalan seperti pelatihan membuat batik, menjahit, ronce, buat boneka, sajadah dan lain sebagainya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *