Pemkot Semarang Tata Ulang Parkir Swasta

Kepala DPKAD Kota Semarang Yudi Mardiyana menjelaskan soal parkir swasta di Semarang (Vedyana Ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (satu.id) – Untuk menindaklanjuti Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2004 tentang penyelenggaraan parkir swasta. Pemerintah Kota(Pemkot) Semarang akan mengatur tarif parkir di sejumlah titik parkir di Kota Semarang.

Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), Yudi Mardiyana mengatakan, di Perda tersebut, setiap penyelenggara parkir di Kota Semarang harus memiliki persetujuan dari wali kota baik terkait lokasi dan besaran tarif parkir yang dikenakan.

Untuk implementasinya, pihaknya menegaskan berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan menindaklanjuti Perda tersebut untuk mengatur kantung-kantung parkir di Kota Semarang. Dan sampai saat ini, hal tersebut sudah dirapatkan dengan Disbun.

Yudi mengakui bahwa terkait pengaturan parkir ini telah diterbitkan sudah lama, yakni tahun 2004 tapi belum ada persetujuan Wali Kota.

Di Kota Semarang sendiri jumlah titik parkir yang tersebar dan terdaftar dalam wajib pajak sebanyak 246 titik. Dari jumlah tersebut di 20 titik parkir telah dipasang tapping box sebanyak 66 buah.

“Tahun ini, target pendapatan Kota Semarang dari sektor parkir ialah Rp12,5 miliar. Target tersebut meningkat Rp2,5 miliar dari target tahun lalu yang sebesar Rp10 miliar”, katanya, Rabu (19/4).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *