Pedagang Ingin Segera Tempati Pasar Johar

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto (Imboh Prasetyo/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mendesak agar pembangunan komplek Pasar Johar segera dilakukan. Meski bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 100 miliar belum cair, menurutnya penguatan bangunan cagar budaya harus tetap dilakukan tahun ini.

“Terlebih Dinas Penataan Ruang sudah mengalokasikan anggaran Rp 50 miliar untuk kegiatan tahap awal pembangunan,” katanya Kamis (19/4).

Fajar menambahkan, bila jadwal pembangunan mundur, ia khawatir proses pembangunan Pasar Johar juga akan ikut mundur. Untuk itu, tahapan penguatan bangunan cagar budaya perlu segera dilelangkan.

“Pedagang Pasar Johar yang saat ini menempati tempat relokasi sementara sudah resah, dan ingin segera kembali ke Pasar Johar,” ujarnya, Kamis (19/4).

Dia menerangkan, bahwa pembangunan Pasar Johar dilakukan dengan dana bertahap dari 2017 hingga 2019. Anggarannya berasal dari pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Diharapkan di 2020, pasar sudah selesai pembangunan dan pedagang sudah bisa menempati pasar tersebut.

Seperti diketahui, Pasar Johar terbakar pada 10 mei 2015. Kebakaran tersebut menghanguskan ratusan kios pedagang yang berada di dalamnya. Kini pedagang menempati tempat relokasi di lahan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang disediakan pemkot.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *