Kota Lama Dikembangkan Hingga Pecinan dan Kauman

Kota Lama dikembangkan hingga seluas 143 hektare

SEMARANG (asatu.id) – Kawasan Kota Lama Semarang akan dikembangkan seluas 143 hektare. Tak hanya Kota Lamanya sendiri yang seluas 45 hektare dikembangkan, namun juga meliputi kawasan Pecinan dan Kauman serta Kampung Bustaman.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu mengatakan sesuai dengan master plan dan development plan pengembangan kawasan Kota Lama Semarang.

Wawali yang akrab disapa Mbak Ita itu juga mengatakan, Pemkot Semarang telah melakukan berbagai upaya untuk pembenahan Kota Lama yang dilakukan secara bertahap. Pembenahan infrastruktur di Kawasan Kota Lama juga sudah mulai dilakukan.

Dalam pembuatan master plan, ia mengaku dibantu oleh Dores dari Kementerian Pariwisatwa. Selain itu, nantinya Dores juga akan membantu dalam pembuatan development plan pengembangan Kota Lama untuk menjadi world heritage oleh Unesco.

Dalam realisasinya tersebut, pihaknya mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp 45 miliar dari kebutuhannya untuk pengembangan Kota Lama sekitar Rp 65 miliar.

“Kita akan buat manajemen pengembangan Kota Lama secara serius. Dan ini juga perlu tambahan sosialisasi lagi,” tukasnya yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang, Senin (17/4).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *