Disdik Diminta Antisipasi Permasalahan UNBK SMP

Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo (Vedyana Ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Dinas Pendidikan Kota Semarang diminta mempelajari permasalahan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA.

Sehingga diharapkan permasalahan UNBK tingkat SMA tidak terjadi dalam pelaksanaan UNBK tingkat SMP yang akan digelar mulai 2 Mei 2017.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo, Rabu (12/4).

Anang menguraikan, permasalahan seperti soal tidak bisa didownload, listrik padam, dan masih adanya sekolah yang menginduk dalam UNBK diharap tidak terjadi di tingkat SMP.

Dirinya meminta panitia UNBK supaya mengecek ke setiap sekolah-sekolah untuk mengantisipasi kejadian seperti itu terjadi.

Lebih lanjut ia menuturkan, jangan sampai soal yang telah didownload dari pusat kemudian mengalami kendala saat dikirim ke komputer siswa yang mengikuti UNBK.

“Harus diantisipasi oleh Dinas Pendidikan, yaitu harus dicek LANnya dan dipastikan aman untuk pelaksanaan ujian,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta agar Disdik berkoordinasi dengan PLN supaya ada jaminan pada jam-jam pelaksanaan ujian tidak ada pemadaman.

“Jadi UNBK SMP ini hasilnya sangat penting karena hasil ujian SMP digunakan mendaftar ke jenjang pendidikan tingkat SMA,” tukasnya.

111

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan