1500 Anak-Anak Ramaikan Lomba Mewarnai Pascola

1500 Anak-Anak Ramaikan Lomba Mewarnai PascolaSEMARANG (Asatu.id) – Salah satu perusahaan alat tulis asli Indonesia,  PT Standardpen Industries gelar Lomba Mewarnai Level Nasional Pascola.

Lomba mewarnai ini diselenggarakan di Mal Ciputra Semarang, diikuti ribuan anak-anak PAUD hingga TK yang tampak ceria menggoreskan alat warna  Pascola yang sudah disediakan Standardpen.

Marketing Department PT Standardpen Industries, Shara Christanti menjelaskan, bahwa lomba tersebut merupakan lomba mewarnai yang kedua kalinya.

Kali ini, pihaknya mengusung tema Ceria Warna Nusantara dengan tujuan mengangkat budaya Indonesia yang kaya akan warna.

“Ceria Warna Nusantara bertujuan mengajak anak-anak didik di Indonesia untuk mengenal budaya Indonesia yang beragam. Sekaligus sebagai bentuk kepedulian Standardpen terhadap budaya Indonesia yang kaya akan warna,” terangnya di sela-sela lomba, Selasa (11/4).

Dia menlanjutkan, Lomba tersebut tidak hanya diselenggarakan di Semarang saja tetapi ada 15 kota di seluruh Indonesia.

1500 Anak-Anak Ramaikan Lomba Mewarnai Pascola

“Kami menunjuk 16 kota di Indonesia seperti Malang, Bali, Tasikmalaya, Surabaya, Jakarta, Tangerang, Yogyakarta, Bandung, Lampung, Medan, Padang, Balikpapan, Samarinda, Makassar, Batam dan juga Semarang. Menariknya setiap kota memiliki pola gambar yang berbeda,” bebernya.

Lanjutanya, para peserta akan mewarnai simbol-simbol dari tiga provinsi yaitu Sumatera, Bali, serta Jawa.

“Di Kota Semarang anak-anak akan mewarnai pakaian adat Jawa dan salah satu simbol terkenal di pulau Jawa yaitu Candi Borobudur. Lewat lomba mewarnai ini, selain mengenalkan budaya Indonesia, Standardpen sebagai produsen asli Indonesia juga ingin membantu promosi wisata Indonesia,” tambahnya.

Masing-masing kota tambah dia, diikuti sekitar 1.500 peserta.

“Dari 16 kota dengan jumlah itu akan diambil hanya 16 pemenang utama. Artinya, setiap kota akan diambil satu pemenang yang akan menikmati hadiah paket liburan keluarga ke Bali bersama dua pendamping, yaitu ayah dan ibu mereka,” ungkapnya.

Dia berharapan anak-anak generasi jaman sekarang memiliki wadah guna menampung kreatifitas anak melalui lomba.

“Harapan kami dengan lomba ini motorik anak-anak dapat berkembang,  tumbuh berani serta terus berkembang menjadi anak pemberani diluar sana. Semoga anak-anak ini (peserta lomba) dapat terus berkarya untuk mengembangkan bangsa dan negara melalui karya dan juga warna,” pungkasnya.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *