Disnaker Mediasikan Pekerja PT Mulya Garmindo

SEMARANG (asatu.id) – Kabid Hubungan Industrial Disnakertrans Kota Semarang, Budi Astuti mengatakan, terkait permasalahan pekerja PT Mulya Garmindo, pihaknya meminta pekerja memberikan laporan tertulis kepada Dinas agar kemudian akan diundang untuk mediasi dengan pihak perusahaan.

Hal tersebut dilakukan mengingat masih ada HRD yang aktif di perusahaan itu, sehingga bisa memediasi antara pihak perusahaan dan pekerja terkait kepastian pekerjanya. Apakah masih dipekerjakan atau tidak.

Lebih lanjut dia menerangkan, jika perusahaan sudah tidak bisa beroperasi lagi dan tidak mampu mempekerjakan pekerjanya kembali, artinya kolaps, menurutnya hak-hak karyawan harus diberikan sesuai ketentuan.

Terkait perusahaan, Diakuinya memang sudah ada laporan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan perusahaan di Bagian Pengawasan Disnakertrans.

“Seperti karyawan yang tidak diikutsertakan dalam BPJS dan lain sebagainya. Jadi selama ini memang bermasalah,” terangnya, Selasa (4/4).

Sebelumnya, sebanyak ratusan pekerja PT Mulya Garmindo mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang untuk memngadu terkait karena terancam kehilangan pekerjaannya.

Perwakilan karyawan tersebut diterima oleh Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi dan Wakil Ketua Joko Santoso dan Wiwin Subiyono di Ruang Rapat DPRD, Selasa (4/4).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *