Dewan Desak Pemkot Segera Terapkan E-Parking

SEMARANG (asatu.id) – Penerapan pembayaran retribusi parkir tepi jalan secara elektronik, yakni e-parking dinilai sudah mendesak dilaksanakan pemerintah kota Semarang. Hal tersebut dikatakan Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Agus Riyanto.

Menurut Agus, sistem e-parking ini memiliki kelebihan, karena langsung terhubung dengan server sistem di Dipenda (Dinas Pendapatan Daerah) sehingga pendapatan retribusi parkir bisa seluruhnya masuk kas daerah. Dan dengan e-parking, lanjutnya, bisa menekan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dia menuturkan, sejak 3 tahun anggaran dari 2014 target parkir yang hanya Rp3,7 miliar tidak pernah tercapai. Ia menilai, Kondisi Kota Semarang sudah banyak sekali kendaraan yang parkir di tepi jalan umum. Sehingga semestinya target penerimaan PAD yang hanya Rp3,7 miliar bisa mudah terpenuhi.

“E-parking harus segera dilaksanakan untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir tepi jalan umum. Semakin besar PAD maka pembangunan pun juga akan semakin lancar,” ujarnya, Senin (3/4).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *