Dewan Minta Jalur BRT Dikaji Ulang

(Vedyana Ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Agung Budi Margono meminta pemerintah untuk mengkaji ulang rute untuk Bus Rapit Transit (BRT) Koridor 6.

Menurutnya, kajian ulang jalur rute ini harus menjadi alternatif baru penghasilan bagi para angkutan kota (angkot).

Ia mencontohkan. di jalur Undip-Ngesrep, ada jalur yang bisa menjadi feeder atau pengumpan bagi BRT. Seperti Jalan Durian dan Jalan Tirto Agung. Menurutnya, jika jalan tersebut jadi feeder, hal ini dirasa mampu menjadi alternatif bagi penghasilan angkot.

“Jadi harus menyelamatkan kesejahteraan angkot juga. Kita dukung program BRT, tapi juga harus memberikan solusi kepada angkot yang ada,” ujarnya, Senin (3/4)

Lebih lanjut Agung menerangkan, pemerintah harus mengevaluasi jalur BRT yang ada. Sebelumnya, keberadaan koridor 5 dan 6 sempat mendapat penolakan dari kalangan angkot. Namun, Jumat (31/3) BRT koridor 5 dan 6 akhirnya  diresmikan di kampus Undip Tembalang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *