Hocer Cosplay, Ketika Hobi mampu Mengisi Pundi-pundi

(istimewa/FB)

SEMARANG (asatu.id) – Setiap orang pasti memiliki hobi. Tapi pernahkah anda berfikir jika hobi yang anda miliki mungkin saja dapat digunakan sebagai sumber mata pencaharian anda? Hal itulah yang kini tengah digeluti oleh Hocer, salah satu Komunitas Cosplay asal Semarang.

Cosplay sendiri diadaptasi dari Jepang dan merupakan singkatan dari kata Costume Playing, dimana Cosplayer, sebutan bagi para penggemar cosplay, akan mengenakan kostum berbagai karakter idolanya seperti karakter anime, superhero maupun tokoh terkenal lainnya dan menampilkan pertunjukan sesuai dengan karakteristik tokoh yang dibawakannya.

“Terbentuknya Hocer sejak 2012, bermula dari sering kumpul karena kesamaan hobi dan saling sharing mengenai budaya pop Jepang seperti cosplay, anime, tokusatsu, dan sebagainya. Tetapi makin lama justru malah dijadikan tempat bekerja,” ungkap Syavreza Naza atau biasa disapa Tora, salah satu pendiri Hocer Cosplay ketika ditemui di Basecamp Hocer di Sampangan.

Hocer mengemas cosplay lebih dari sekedar hobi melainkan sebagai suatu bentuk usaha baru yang menjanjikan dibidang jasa hiburan. Tawaran pekerjaan yang sering diterima oleh Hocer antara lain; pemesanan kostum, tawaran mengisi acara hingga penyelengaraan acara atau Event Organizer.

Yang menarik disini adalah kostum-kostum milik Hocer dibuat sendiri oleh para anggotanya. Kostum berbentuk armor seperti kostum Kamen Rider dan Power Rangers dibuat dengan bahan dasar spon hati dan memakan waktu 5 hari hingga 1 bulan tergantung tingkat kesulitan kostum.

Harga sewa kostum yang ditawarkan Hocer sendiri beragam di kisaran Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu per kostum dalam satu kali pemakaian. Untuk pemesanan dan penjualan kostum dipatok harga mulai dari Rp 800 ribu hingga Rp 1,9 juta tergantung bahan dan tingkat kerumitan kostum yang di buat.

Sementara itu, untuk tawaran mengisi acara yang sering diterima Hocer antara lain; SPK atau sales promosi berkostum untuk mempromosikan acara dan produk sponsor, sebagai penerima tamu di event ulang tahun, pernikahan dan lain sebagainya.

Tak ketinggalan Hocer juga bisa mengisi kabaret promosi dimana para anggota Hocer menampilkan drama dengan tujuan mempromosikan produk tertentu. Fee yang diperoleh dalam sekali tampil sendiri adalah sekitar Rp 150 ribu hingga Rp 500 ribu.

Saat ini jumlah anggota aktif Hocer mencapi 20 orang dengan berbagai macam latar belakang, mulai dari mahasiswa, pekerja bahkan pelajar sekolah menengah.

“Hocer terbuka untuk siapa saja yang memang memiliki minat untuk bergabung, selama dia kuat mental dan niat,” ungkap Tora.

Menurutnya, pekerjaan yang berawal dari hobi pasti mengasyikan karena hal tersebut bukan seperti kerja pada umumnya, melainkan hobi yang dibayar. Baginya, hobi apapun itu asal ditekuni dengan baik dan benar pasti dapat menghasilkan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *