Dewan Minta KIA Tidak Sekedar Kartu Identitas Saja

SEMARANG (asatu.id) – Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang Sovan Haslin Pradana mengatakan, dewan sangat mendukung program Kartu Identitas Anak (KIA) dari pemkot. Ia meminta Kartu Identitas Anak (KIA) bisa memiliki banyak fungsi. Tidak hanya sebatas sebagai kartu identitas biasa.

“Misalnya bisa untuk dapatkan diskon harga ketika anak membeli buku,” imbuhnya, Kamis (30/3).

Pihaknya menerangkan, bahwa target pembuatan KIA tahun ini sebanyak 30 ribu item. Tapi dikarenakan berjalannya waktu harga satuan dalam pembuatan kartu itu naik menjadi Rp 5 ribu dari sebelumnya Rp2.500, sehingga pembuatan KIA dikurangi hanya sejumlah 13 ribu kartu saja.

“Dewan siap menambahkan anggaran di perubahan dan anggaran murni 2018 untuk terlaksananya program KIA ini dengan lancar. Kami berharap pemkot dapat mengejar target pembuatan KIA sebanyak 203 ribu di tahun 2018,” ucapnya.

Terkait keinginannya yang meminta agar KIA tidak hanya difungsikan sebagai kartu identitas saja, Sovan mengatakan agar pemkot mampu bekerja sama dengan pihak swasta dalam perkembangan kegunaan KIA tersebut.

“Pemkot diharapkan aktif bekerjasama dengan swasta atau investor demi untuk kemajuan Kota Semarang lewat program KIA itu,” ujarnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kota Semarang, Mardiyanto mengucapkan, pihaknya sudah bekerjasama dengan sejumlah toko buku dan wahana bermain yang siap memberikan diskon harga 20% bagi anak pemegang KIA.

“Seperti misalnya dengan toko buku Toga Mas. Termasuk juga dengan tempat-tempat wisata, yang sudah kasih jawaban adalah Water Blaster yang siap memberikan diskon tiket 20%,’’ tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *