Pemkot akan Luncurkan KIA bagi Anak-Anak

SEMARANG (asatu.id) – Di tahun 2018, Pemerintah Kota Semarang berencana memfasilitasi anak yang berusia 0-17 tahun dengan Kartu Identitas Anak (KIA). Rencananya kartu tersebut akan diperuntukkan untuk seluruh anak di Semarang.

“Tahun ini pembuatan KIA masih sebagai pilot project. Nantinya secara keseluruhan KIA akan dibuat sebanyak 203 ribu di tahun 2018, sekaligus launching program KIA tersebut,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang, Mardiyanto, Rabu (29/3).

Menurut datanya, anak yang berusia 0-17 tahun, atau belum wajib ber-KTP saat ini ada 203 ribu. Hal tersebut dikatakannya bisa saja bertambah karena ada yang baru lahir.

“Karena masih pilot project, maka pembuatan KIA akan kami lakukan selektif. Rencananya akan berkerjasama dengan lembaga sekolah tertentu dulu yang mewakili 16 kecamatan yang ada,” terangnya.

Teknisnya, lanjut Mardiyanto menjelaskan, anak nantinya harus mengisi formulir. Dengan melampirkan Kartu Keluarga (KK), EKTP kedua orang tua dan foto 3 x 2. Biayanya gratis karena semua ditanggung pemerintah kota.

“Untuk warga yang baru pindah di Semarang harus menyertakan surat keterangan dari RT/RW setempat. Bentuknya KIA persis seperti EKTP tapi tidak ada chipnya dan gratis,” ujarnya.

Kelebihan dari kartu itu, ia menerangkan, anak yang memiliki KIA bisa mendapatkan diskon dari pihak yang bekerja sama dengan pemerintah kota.

“Nanti anak yang punya KIA bisa dapat diskon buku, atau ke wahana bermain yang bekerjasama dengan kita nanti. Ini masih dalam proses pihak mana saja yang digandeng pemkot,” tukasnya.

102

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan