Siswa ke Sekolah Seberangi Sungai, Ita Instruksikan Buat Jembatan Gantung

(Vedyana Ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu berinisiasi adanya pembangunan jembatan gantung sementara untuk perlintasan siswa-siswi Sekolah Dasar SD N Jabungan.

Hal tersebut dikatakannya setelah meninjau langsung keadaan beberapa siswa-siswi yang menyeberangi sungai Khetekan untuk berangkat ke Sekolah.

“Jembatan gantung itu sifatnya sementara. Sambil kita menunggu untuk dianggarkan di tahun 2018 untuk pembuatan jembatan permanennya,” ujar wawali yang akrab disapa Mbak Ita ini, Selasa (21/3).

Ita menerangkan, bahwa sebelumnya memang sudah ada beberapa kali jembatan dari bambu untuk sarana melintasi sungai. Namun setiap kali banjir jembatannya rusak dan terbawa arus.

Pihaknya juga akan mencari informasi lebih lanjut terkait program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) agar bisa diarahkan ke kelurahan Jabungan.

“Karena tahun ini kan belum ada kegiatan TMMD. Kalau memang belum ditentukan wilayah program TMMD, kita akan coba arahkan ke sini,” katanya.

Lebih lanjut Ita menerangkan, bahwa setiap hari sekolah, ada sekitar 30 anak yang pergi ke Sekolah dengan melintasi sungai. Terkait jika keadaan hujan dan sungai perlintasan banjir, pihaknya meminta agar pihak terkait bisa berkoordinasi membantu anak-anak untuk kesekolah.

“Nanti pak Lurah, Kapolsek, Pak Danramil, dan mungkin juga Pak Camat bisa  berkoordinasi agar membantu transportasinya”, ujarnya.

Selain prioritas pembangunan jembatan sebagai sarana penyeberangan sungai, Ita juga menginginkan adanya pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Prioritas lain adalah untuk adanya SMP disini, karena tadi disampaikan kalau SMP nya di Ngesrep, ini kan jauh sekali,” terangnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *