Tingkatkan SDM, PSSI Jateng Gelar Kursus Pelatih Nasional

SEMARANG (asatu.id) – Guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Assosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Tengah gelar Futsal Coaching Course National Level 1 2017 atau kursus kepelatihan cabang olahraga futsal level I nasional.

Ketua Bidang SDM serta Komite Wasit Asprov PSSI Jateng (Jawa Tengah) Supriyanto, menyampaikan bahwa kursus tersebut merupakan program dari hasil kongres tahunan Asprov PSSI Jateng.

“Kami ditunjuk PSSI pusat untuk mengadakan kursus pelatih level nasional, dan kegiatan ini merupakan kali pertama di Jateng,” terangnya di Futsal Stadium Universitas Diponegoro, Semarang, Minggu (19/3).

Pihaknya menambahkan, kursus kepelatihan itu dimulai sejak hari Kamis (16/3) hingga hari Minggu (19/3), diikuti oleh peserta dari berbagai penjuru Indonesia.

“Ada 30 peserta yang mengikuti kursus pelatih futsal kali ini, ada yang dari Nusa Tenggara Timur, serta Kalimantan dan juga berbagai wilayah di pulau Jawa ,” bebernya.

Dia menambahkan, menggandeng pelatih futsal berlebel nasional Hendra Nazir sebagai instruktur. “Dengan adanya kursus kepelatihan futsal ini kami berharap dapat meningkatkan mutu pelatih futsal di Jateng,” imbuhnya.

Menurutnya, saat ini belum banyak pelatih futsal di Jateng yang berlabel nasional. “Semakain banyaknya pelatih nasional di Jateng diharapkan mampu mendongkrak mutu serta prestasi futsal Jateng, dan juga semakin banyak tim futsal Jateng yang mengikuti futsal profesional Indonesia,” tutupnya.

Firman Ardi, peserta asal Wonosobo menyampaikan kepada asatu.id bahwa dengan adanya kursus kepelatihan futsal tersebut merupakan sarana menambah ilmu sekaligus dapat mengetahui cara melatih futsal berstandar nasional.

“Sudah bagus, instruktur memberikan materinya mudah dipahami, tempat latihan juga oke. Intinya saya puas. Semoga setelah ini dapat membina tim resmi di daerahnya masing-masing, dan juga semoga diantara kami bisa naik level, dapat berprestasi dan juga bisa menjadi pelatih profesional,” pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. anton mukholis berkata:

    Kmi dulu pernah mebgikuti kursus pelatih d purbalingga sekitar th 2011/2012, tpi sampe sekarang sertifikat belum kmi terimakan ,katanya dah sampe d pengcab kala itu ,mohon penrahannya yg mebidangi,dan mohon solusinya lisensi D kala itu
    Terimakasih

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *