202 Pelaku Usaha Sudah Berkredit ‘Kredit Wibawa’

SEMARANG (asatu.id) – Kredit Wibawa (Wirausaha Bangkit jadi Jawara) yang sejak dalam peluncurannya 17 Januari 2017 lalu nampaknya terus mendapat respon positif bagi para pelaku usaha di Semarang. Dengan bunga terendah se-Indonesia, yakni 3% per tahun atau 0,25%  per bulan di nilai kredit usaha berbunga terendah se-Indonesia.
“Yang memanfaatkan Kredit Wibawa saat ini sudah sebanyak 202 pelaku usaha. Hampir semua pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),” ucap Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu Minggu (12/3).
Dengan peningkatan tersebut, pemerintah akan terus mensosialisasikan Kredit Wibawa secara terus menerus. Sehingga, apabila terus mengalami peningkatan pelaku usaha yang berkredit maka tahun depan akan dievaluasi untuk ditambah anggarannya. “Tahun ini anggaran yang disediakan sudah mencapai sebesar Rp 7 miliar,” tambahnya
Sebelumnya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pun ikut menyosialisasikan kredit Wibawa di kegiatan Car Free Day beberapa bulan yang lalu.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, Litani Setyawati mengungkapkan, Kredit Wibawa akan terus mengalami kenaikan dalam krediturnya di kalangan dunia usaha. “Karena di Kota Semarang pelaku UMKM tercatat ada sebanyak 7.000 lebih. Itu yang sudah terdaftar,’’ tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *