Tanggap Bencana, Unnes Gelar Aksi Galang Dana

(Arind Reza/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Puluhan mahasiswa Unnes belum lama ini menggelar aksi penggalangan dana untuk korban banjir serta tanah longsor di Sukorejo, Kabupaten Kendal dan di Kejajar, Patak Banteng, Kabupaten Wonosobo yang terjadi 26 Februari 2017 lalu.

Aksi ini merupakan inisiasi Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM KM Unnes 2017 bekerjasama dengan Ikatan Mahasiswa Kendal (Imaken), Keluarga Mahasiswa Wonosobo (KMW), lembaga kemahasiswaan se-Unnes, dan mahasiswa pada umumnya.

“Ini merupakan salah satu wujud aksi dari Kementerian Pengabdian Masyarakat yang sifatnya insidental. Kami menarik massa melalui pemberitahuan di media sosial dan aksi langsung ke tiap rombel kuliah. Selain itu ada juga yang menggalang dana di kost masing-masing.” kata Ali, koordinator aksi sekaligus Menteri Pengabdian Masyarakat.

Dirinya menjelaskan, bencana longsor yang terjadi di Wonosobo merupakan bencana yang terjadi tiap tahun dan lokasi tersebut memang rawan longsor. Hanya saja kali ini cukup parah karena terjadinya pendangkalan sungai, sehingga air sungai meluap ke jalan.

“Semua hasil penggalangan dana ini digabungkan setelah aksi ini selesai, dan penyaluran dana hasil penggalangannya dilakukan hari Kamis (2/3). Penggalangan dana ini bukanlah aksi pertama BEM KM selama Februari. Pada tanggal 19 Februari 2017 kami juga menggelar aksi untuk korban banjir di Brebes,” katanya.

Dari aksi galang dana tersebut, dana yang terkumpul berjumlah Rp 20.382.909 dengan pembagian untuk Dusun Kenjuran, Desa Purwosari, Sukareja, Kabupaten Kendal sebesar Rp 10.364.900. Sementara untuk daerah Kejajar, Kretek, Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo diberikan bantuan sebesar Rp 10.016.000.

Dana yang diperoleh dibagi dua untuk Kendal dan Wonosobo, bergantung tingkat kerusakan lingkungan dan tempat tinggal. Harapannya, semoga sesedikit apapun bantuan yang diterima bisa membantu meringankan ujian yang menimpa para korban.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *