Jelang UNBK, SMP 2 Semarang Gelar Simulasi

(ilustrasi/ggl)

SEMARANG (asatu.id) – Dua bulan menuju pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), SMP N 2 Semarang melaksanakan simulasi awal pekan ini. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya ketidaksiapan peserta didik dalam pelaksanaan UNBK awal Mei mendatang. Sebanyak 240 peserta didik ikut serta dalam simulasi ini.

“Dari keseluruhan peserta didik kami yang mengikuti simulasi UNBK tidak ada kendala yang berarti. Saya rasa mereka telah siap untuk mengikuti ujian Mei nanti,” papar Teguh Waluyo, kepala SMP N 2 Semarang.

Tidak adanya kendala ini dikarenakan telah tersedianya 3 laboratorium komputer dan 4 server sebagai ‘amunisi’ untuk UNBK nanti. Namun, Teguh tetap mengkhawatirkan kendala lain yang bersifat eksternal, yaitu pemadaman listrik.

“Mayoritas SMP/MTs sudah menyiapkan sarana-prasarana untuk UNBK, tapi kalau sudah mati listrik tentu menimbulkan kekhawatiran juga,” katanya.

Pihak SMP N 2 Semarang, lanjut Teguh, berencana mengantisipasi hal ini dengan menyediakan genset. Meski begitu, Teguh tetap berharap tidak ada pemadaman listrik saat UNBK berlangsung agar sekolahnya tak perlu menyewa genset.

“Sewa genset berkapasitas minimal 30 ribu VA bisa sampai ratusan juta. Sekolah belum punya sendiri, terganjal biaya.” keluhnya.

Menyikapi ketakutan pihak sekolah akan terjadinya pemadaman listrik saat UNBK berlangsung, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerjasama dengan PLN dan PLN Distribusi Jateng-DIY mengupayakan agar hal itu tak terjadi.

Karena, ada sekitar 105 sekolah negeri dan swata yang melaksanakan UNBK mandiri. Sementara 74 sekolah masih menginduk ke sekolah lain dan sisanya sebanyak 54 sekolah akan melaksanakan ujian berbasis kertas.

“Syarat sekolah bisa menyelenggarakan UNBK yaitu punya 20 komputer dan 1 server, minimal. Kalau belum ya menginduk atau baru pakai sistem UNBK tahun depan,” pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *