Fajar : Jual Beli Kios Haram di Kepemimpinan Saya !

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto

SEMARANG (asatu.id) – Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto menegaskan, bahwa dimasa kepemimpinannya pihaknya mengharamkan adanya pratek jual beli lapak/kios/los.

Hal tersebut diungkapkannya saat melakukan penyegelan kios yang tidak dioperasikan di 3 Pasar Tradisional yakni Pasar Langgar, Pedurungan, dan Gayamsari hari ini, Senin, (27/2).

“Tidak ada toleransi lagi. Kalau ada yang ketahuan melakukan pratek jual beli kios, pembeli dan punjual kios langsung tidak saya beri tempat berdagang. Lalu untuk kios yang pembayaran retribusinya lancar dan tertib tapi tetap tidak buka juga akan kami perlakukan sama yaitu penyegelan,” ucapnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan jika ada indikasi bahwa kios yang tidak beroperasi itu dengan sengaja dijaminkan ke bank, pihaknya akan melakukan tindakan tegas kepada pemilik kios tersebut, yakni dengan mencoret nama pedagang di daftar nama pedagang di Dinas Perdagangan.

“Jadi kios ini tidak untuk dijaminkan ke bank. Kalau mau buat jaminan harusnya milik pribadi. Tapi jangan menjaminkan aset-aset pemerintah,” tambahnya.

Sementara itu, dia menerangkan bahwa kios yang disegel tersebut twlah melanggar perda no 2 tahun 2012 tentang retribusi jasa umum dan perda no 9 2013 tenyang pengaturan pasar tradisional.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *