Jalur Pantura Berlubang, Resahkan Pengguna jalan

(illustrasi/doc)

SEMARANG (asatu.id) – ‎Ruas Jalur Pantura di sepanjang Jalan Walisongo, Semarang Barat, rusak dan berlubang. Hal tersebut terjadi sejak dua pekan terakhir, hujan deras merupakan salah satu penyebabnya.

Kondisi ini membuat sejumlah mobil pengangkut barang yang melintas dijalur ini kerap mengalami kecelakaan. Nampak sejumlah titik di sepanjang ruas jalur tersebut tergenang air, sehingga mengakibatkan jalan berlubang mencapai 30 cm.

Hal ini menyebabkan kondisi lalulintas tersendat di beberapa titik tepatnya didepan Pasar Mangkang hingga pertigaan Ngaliyan, begitu juga arah sebaliknya.

Menurut salah satu pengguna jalan kondisi semacam ini selalu terjadi tiap musim penghujan dan kerapkali terjadi kecelakaan, sehingga membuat ketidaknyamanan para pengendara.

“Hingga saat ini belum  dilakukan  perbaikan jalan. Apalagi kalau malam kan lubang nggak kelihatan jadi bahaya soalnya minim penerangan juga,” kata Puri salah satu warga setempat saat ditemui asatu.id, Rabu (22/2).

Dirinya berharap semoga secepatnya pihak-pihak terkait melakukan perbaikan dijalan yang rusak tersebut agar para pengendara aman saat melintas serta tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain itu, warga berpendapat apabila jalan tidak segera diperbaiki maka akan menimbulkan masalah baru seperti kemacetan hingga kecelakaan lalulintas. Ini menjadi PR bagi pihak pemerintah kota setempat. (Ghufri)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *