My Disco Mainkan Industrial Punk Dengan Lampu Mati

(istimewa/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Kota Semarang kedatangan tamu salah satu band indie asal Melbourne Australia, My Disco. Beranggotakan tiga orang musisi, band bergenre industrial punk ini menghentak Semarang dalam rangkaian tournya di Indonesia.

My Disco sendiri berpersonelkan Liam Andrews (bass dan vokal), Ben Andrews (gitar) dan Rohan Rebeiro (drum). Band yang sudah terbentuk sejak 2003 ini datang lantaran sedang mengadakan tour Pulau Jawa dan Kota Semarang menjadi salah satu tujuan mereka.

“Ini adalah tour Pulau Jawa ketiga kami dari tahun 2005, lalu 2012 dan kemudian tahun ini. Namun ini baru kali pertama kami mengunjungi Semarang,” tutur Liam sang vokalis saat berbincang dengan asatu.id di tengah konser musik berlangsung, Senin (20/2).

Rohan sang drumer menambahkan, selain antusias para pecinta musik indie dari Semarang, pihaknya juga terkesan dengan minuman khas Semarang dan rendang.

“Saya suka semua tentang Semarang, keramahan orang-orangnya, makanannya, terutama minuman khasnya yang memiliki rasa unik dan tidak terlupakan. Cuma satu kekurangannya, di sini sangat panas,” katanya diselingi candaan ringan.

Dalam acara musik bertajuk Novacaine yang terselenggara di Shutbeach Records Store, Pleburan Barat, Semarang, My Disco ikut berpartisipasi memeriahkan dengan mempersembahkan keunikan dari penampilan musik mereka.

Gitaris Ben Andrews menuturkan, sebenarnya band mereka tidak memiliki genre khusus karena musik yang dimainkan gabungan dari berbagai aliran musik seperti ambient, post-punk, indie rock, techno, elektronik, African dan Arabic musik, bahkan perkusi.

Dirinya menambahkan, selain gaya musik mereka yang berbeda dari yang lain, ketika band mereka perform dipanggung semua pencahayaan lampu harus dimatikan. Ini dilakukan agar penonton benar-benar hanya fokus pada lagu yang dimainkan.

“Itu (lampu dimatikan) suatu keharusan, karena menurut kami dalam atmosfir kegelapan para penonton akan lebih fokus menikmati musik yang kami bawakan,” tutupnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *