DED Johar Masih Simpang Siur ?

(vedyana ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – ‎Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Semarang, Agus Riyanto menegaskan Details Enginering Desain (DED) Pasar Johar yang telah tersusun adalah final.

Terkait adanya desakan dari para pedagang yang berujung aksi demo, Senin (20/2) lalu agar direvisi, hal tersebut belum diputuskan. Namun seandainya direvisi, ditegaskannya, itu tidak akan berpengaruh terhadap pengerjaan pembangunan pasar.

“Penyusunan DED sudah melibatkan pedagang sesuai dengan mekanisme. Pembahasan perencanaan pembangunan Pasar Johar sudah melalui berbagai kegiatan termasuk seminar Focus Group Discusion (FGD) dengan melibatkan semua pihak terkait,” ucapnya, Selasa (21/2).

Ia mengatakan jika ada pihak terutama pedagang yang mengingikan alun-alun yang sudah direcanakan di DED untuk dipersempit. Pihak dinas menduga para pedagang ingin membangunnya sebagai lapak jualan.

Pihaknya menerangkan, bahwa Pasar Johar akan dibangun menjadi 3 bagian, yakni bangunan konservasi, non konservasi, dan alun-alun.

“Tahun ini pekerjaannya baru perbaikan bangunan-bangunan konservasi yang terkena dampak kebakaran pasar. Sedangkan yang akan dibangun 6 lantai adalah bagian pasar yang non konservasi,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *