Terus Berkarya di Jalur Indie, Meski Sulit

(imboh prasetyo/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Berbagai band indie asal luar kota sambangi Semarang. Tak hanya dari luar kota saja, namun terdapat pula band indie asal luar negeri memeriahkan konser musik bertajuk Novacaine yang terselenggara di Shutbeach Records Store, Peleburan Barat, Semarang.

“Konser ini kita gelar untuk ajang tour promo album dari berbagai band indie yang ada ditanah air. Serta wadah untuk eksistensi skena lintas kota,” terang Afri panitia penyelenggara, Senin (20/2) malam.

Pihaknya menerangkan, acara tersebut di inisiasi oleh perkumpulan indie band Kota Semarang yang tergabung dalam Whocares Collective bersinergi dengan komunitas serta band indie lintas kota yang saling bahu membahu untuk dapat terus berkarya serta eksis dalam kerasnya persaingan industri musik di tanah air.

“Acaranya spontan, jika ada rekan seperjuangan dari luar kota yang ingin konser disini, baru kita adakan lagi. Ini kita lakukan guna memberikan ruang bagi mereka, begitu juga sebaliknya jika kita ke kota mereka. Disini semua genre bisa masuk,” imbuhnya.

Acaranya sendiri terbilang sukses, puluhan penonton nampak memadati serta memeriahkan acara tersebut.

Horse Planet Police Departement (Jakarta), Remissa (Malang), My Disco (Australia), serta Redam dan Sugar Bitter yang berasal dari Semarang merupakan deretan band indie yang memeriahkan konser tersebut.

“Konser seperti ini sudah puluhan kali kita gelar. Namun untuk tajuk Novacaine kita baru pertama kali. Kebetulan saat ini kita baru kedatangan band asal luar negeri,” tambahnya.

Saat ini pihaknya masih terganjal masalah venue serta kurangnya support dari rekan seprofesi yang belum tergerak untuk saling bahu membahu menggairahkan skena Semarang yang masih lesu.

Erdin Drummer Band Redam Menuturkan, bahwa acara tersebut sangatlah membantu dalam pergerakan band indie dari berbagai lintas kota.

“Acara keren, jarang ada acara di Semarang yang memberikan ruang bagi 5-6 band indie untuk manggung di satu konser. Biasanya satu konser diisi 10 band. Ini juga bagus untuk ajang membangun relasi band antar kota saat promo album. Untuk rekan – rekan pelaku indie band mari kita terus berkarya, bahu – membahu, mari buktikan bahwa Semarang juga bisa,” pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *