Wali Kota Semarang Temui Pendemo Pasar Johar

SEMARANG (asatu.id) – Demo ratusan Pedagang Pasar Yaik di halaman Balaikota Semarang di temui langsung oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Pihaknya berjanji akan mengakomodir tuntutan pedagang yang menyatakan penolakan pembangunan Pasar Johar baru yang lebih dari 3 lantai. Pihaknya akan memprioritaskan tuntutan pedagang dalam pembuatan Desain Engineering Desain.

“Dalam waktu satu minggu, kami berencana mempertemukan Dinas Tata Ruang, Pegiat Cagar Budaya dan Para Pedagang Pasar Johar untuk membahas DED Pasar Johar agar ada titik temu,” katanya, saat memberikan penjelasan kepada pedagang pasar johar yang berdemo, Senin (20/2).

Ia menjelaskan, dua hal yang menjadi tuntutan pedagang. Pertama, tentang sejarah kota yakni alun alun, satu lagi tentang kebutuhan pedagang saat ini.

“Nanti kita sinergikan, mana titik temu yang baik. Apakah tetep kita berpegang teguh membuat alun-alun tapi pedagang merasa risau, atau kita penuhi keinginan pedagang. Kami akan fokus pada minggu ini untuk solusi yang baik bagi pedagang dan percepatan pembangunan Kota Semarang” ucapnya.

Hendi menjelaskan sampai saat ini dirinya mengakui bahwa DED Pasar Johar baru belum pernah dipaparkan kepadanya. “Menurut pengalaman, pasar yang dibangun itu lantai atas selalu sepi ya, jadi saya ingin tahu dulu kenapa dibuat 6 lantai. Tapi sekiranya kalau dibuat 3 lantai mudah-mudahan bisa menampung semua pedagan,” imbuhnya.

‎Sementara itu sebelumnya salah satu pedagang, Lastri menyuarakan dengan lantang ketegasannya untuk menolak pembangunan Pasar lebih tiga lantai “Kami menuntut Pasar Yaik dan Johar dibikin 3 lantai saja bukan 6. Kalau dibikin 6 lantai saya dan para pedagang menolak keras,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *