Kebhinekaan Ada di Perayaan Cap Go Meh

(Vedyana Ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Malam Perayaan Cap Go Meh yang berlangsung di halaman Balai Kota Semarang berlangsung dengan kondusif. Malam perayaan 15 hari setelah Hari Raya Imlek ini dihadiri ratusan warga Kota Semarang pada khususnya yang ingin melihat secara langsung Festival Budaya Cap Go Meh 2017.

Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jateng, Dewi Susilo Budiharjo mengatakan, Festival Cap Go Meh ini adalah langkah mewujudkan Kebhinekaan di Indonesia dan Semarang pada khususnya.

“Ini merupakan langkah nyata dalam menempuh akulturasi budaya demi mewujudkan persatuan kesatuam. Harapannya ini menjadi titik berangkat untuk menyatakan inilah Semarang inilah Indonesia inilah kebhinekaan,” ucapnya saat memberi sambutan, Minggu, (19/2) malam.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PITI Jateng, Iskandar mengucapakan, perayaan Cap Go Meh ini mampu menjadikan Semarang kota contoh dalam suasana kebhinekaan. Pihaknya menilai, Kota Semarang mempunyai pluralisme yang mampu hidup berdampingan untuk memajukan warga masyarakatnya.

“Saya berharap Cap Go Meh di Semarang bisa bersaing di daerah Sawang. Sehingga warga luar negeri bisa berbondong-bondong ke Semarang dan melihat langsung serta menikmati wisata religi ini,” ucapnya.

Dia juga berpesan, agar seluruh rakyat Indonesia dan warga Semarang khususnya mampu menyudahi pertikaian. “Mari kita bersama saling tolong-menolong hidup rukun. Mudah-mudahan malam ini jadi titik persatuan. Insya Alllah Semarang menjadi kota pemersatu bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berharap perayaan malam Cap Go Meh ini mampu memantapkan persoalan mengenai kebangsaan. “Kalo diluar sana masih ada kawan-kawan kita berseberangan paham, ini tinggal nanti pemerintah mengajak diskusi agar para kawan-kawan semua sehingga nanti bisa saling memahami,” imbuhnya.

Cap Go Meh tahun ini juga ditandai dengan adanya pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia dengan penyajian lontong Cap Go Meh sebanyak 11.760 porsi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *