Mahasiswa Tanggap Bencana, Kegiatan Positif Meski Melelahkan

(Imboh Prasetyo/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Mahasiswa tanggap bencana, mungkin itulah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan para mahasiswa yang terjun langsung membantu mengevakuasi pasca banjir bandang di Cluster Dinar Indah Rt 06 Rw 26, Meteseh, beberapa waktu lalu.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam SAPMA Pemuda Pancasila Kota Semarang itu nampak kelelahan setelah seharian membantu membersihkan lumpur dan bersiaga di lokasi kejadian bersama warga dan berbagai pihak.

Oktavian Mahendra Ketua Komisariat UNIKA SAPMA Pemuda Pancasila Kota Semarang menjelaskan, pihaknya berada dilokasi sejak malam hari.

“Malam hari setelah kami mendengar bencana banjir, langsung kami telpon pimpinan dan di ACC. Kemudian kami survey lokasi, izin pihak kelurahan, lalu diperbolehkan terus kita action,” katanya pada asatu.id, Kamis (16/2).

Pihaknya menjelaskan, selain mahasiswa dari UNIKA ada juga mahasiswa yang berasal dari Komisariat UNISULA dan UNNES.

“SAPMA yaitu Satuan pelajar dan mahasiswa yang bernaung pada SAPMA Pemuda Pancasila Kota Semarang yang diketuai oleh bapak Santiko Wicaksono,”  imbuhnya.

SAPMA Pemuda Pancasila lebih condong kepada gerakan sosial, anggotanya tersebar diberbagai sekolahan dan universitas di Semarang.

“Jiwa kami merasa terpanggil setelah mendengar ada kejadian banjir. Seneng, puas bisa membantu saudara yang sedang terkena musibah. Kami memilih ini karena kegiatan positif meskipun capek dan lelah,” tuturnya.

Dia menambahkan, agar lebih disupport untuk dapat membantu masyarakat yang sedang terkena musibah dengan cepat dan tanggap.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *