Kapak Merah Sajikan 99% Haram 1% Halal

Babi Sambal Matah spesial racikan warung Kapak Merah (Joy Tevin/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Bagi para penggemar masakan babi, kini bisa menikmati menu olahan daging babi dengan sensasi yang sedikit berbeda di warung Kapak Merah yang buka di jalan Peleburan Barat nomor 4.

Albert, pemilik sekaligus sang koki menuturkan bahwa pemilihan nama Kapak Merah sengaja dipilih karena sesuai dengan konsep warungnya yang menyajikan masakan khusus olahan babi.

Koki yang biasa disapa Batax ini menjelaskan alasan kenapa memilih nama Kapak Merah untuk nama warungnya. Dia mengungkapkan karena warna merah identik dengan Tionghoa dan orang dulu kalau membunuh babi menggunakan kapak jadi terciptalah nama tersebut.

“Selain itu saya punya slogan sendiri, yaitu 99% haram 1% halal. Karna semua masakan saya itu haram dan yang halal cuma es teh,” jelasnya diselingi candaan saat berbincang-bincang dengan asatu.id.

Chef Batax (Joy Tevin/asatu.id)

Selain namanya yang unik, warung makan tersebut juga menyajikan menu masakan spesial yang berbeda dari tempat makan lain, yaitu babi sambal matah.

Koki yang juga seorang musisi ini menjelaskan, untuk menu babi sambal matah dirinya membedakan dari segi rasa sambal matah pada umumnya, karena di warung tersebut menggunakan ngohiyong yaitu 5 rempah-rempah pokok masakan Tionghoa.

Para pengunjung dapat menikmati satu porsi babi sambal matah hanya dengan Rp 20 ribu saja. Setiap harinya warung Kapak Merah buka setiap Senin sampai Sabtu mulai pukul 6 sore sampai 11 malam.

“Harga yang saya tawarkan tidak mahal kok. Cuma Rp 20 ribu pengunjung bisa menikmati satu paket lengkap babi sambal matah, termasuk nasi dan sup,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *