Air Bah Terjang Dinar Indah

SEMARANG (asatu.id) – Banjir bandang dengan ketinggian kurang lebih 2 meter kembali menghantam di perumahan Klaster Dinar Indah RT 6 RW 26 Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang, Rabu (15/2). Sebanyak 31 keluarga beserta harta benda miliknya terendam banjir.
Penyebab banjir ini ialah jebolnya tanggul yang tidak kuat menahan volume air yang meningkat karena hujan lebat yang menghujani Kota Semarang dan wilayah Ungaran. Luapan Sungai Pengkol langsung menerjang pemukiman warga.
“Banjir seperti ini sudah tiga kali, warga sangat berharap bisa direlokasi di tempat yang lebih aman. Warga rugi banyak karena banyak barang yang sudah tidak bisa digunakan setelah diterjang banjir,” ucap Ketua RW 26 Winarno.
Dia berharap Pemkot mampu merelokasi warga yang terdampak banjir ke tempat yang lebih aman. “Kalo terus disini setiap kali hujan pasti dihantui banjir,” tambahnya.
Menurut keterangan warga, banjir bandang terjadi sekitar pukul 14.00. Hanya butuh waktu kurang dari 30 menit, air bercampur sampah dan lumpur langsung menggenangi pemukimam warga hingga ketinggian 2 meter. Warga langsung mengungsi di rumah-rumah warga dan juga Masjid Ar-Rahmah yang tidak jauh dari lokasi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *