Warga Sawah Besar Minta Normalisasi BKT Segera Dijalankan

SEMARANG (asatu.id) – Banjir yang disebabkan luapan sungai Banjir Kanal Timur (BKT) kemarin malam mengakibatkan ribuan warga Kelurahan Sawah Besar dan sekitarnya harus menanggung dampak tersebut.

Akibat dari kejadian banjir yang sudah berulang kali tersebut membuat warga setempat meminta kepada Pemkot Semarang melakukan normalisasi BKT. Bahkan kalau bisa hal tersebut segera dikerjakan agar tidak terulang kembali kejadian banjir.

“Warga mintanya BKT segera di normalisasi, karena kan sungainya sudah dangkal,” kata Kasie Tantib Kelurahan Sawah Besar, Widiyatmoko saat ditemui asatu.id dikantornya, Selasa (14/2).

Dirinya mengatakan dari kejadian banjir akibat luapan hujan deras Senin (13/2) malam membuat wilayah tersebut terkena limpahan air kiriman dari daerah atas.

“Kejadian terjadi pada pukul 19.30 WIB, air dengan deras menyapu semua wilayah kami yaitu RW 1-9,” katanya.

Dari penuturannya, pada saat banjir melanda ketinggian air mencapai 70 cm yang merupakan banjir terparah di wilayahnya. Walau saat ini air sudah surut, namun ketinggian air masih mencapai 20 cm.

“Alhamdulillah kelurahan kami sudah dapat  500 kilo beras dari Dinas Ketahanan Pangan. Kami sudah distribusikan sebagian, rencananya hari ini kami akan selesaikan semua merata,” katanya.

Dia menambahkan daerah Sawah Besar dan Kaligawe merupakan wilayah yang sudah langganan banjir sejak lama.

“Kalau hujan lebat apa lagi daerah atas Ungaran,  kami perlu siaga, biasanya BKT meluap,” tuturnya.

Selain BKT  yang mengalami pendangkalan, menurutnya air kiriman juga menjadi salah satu hal penyebab banjir.

 

 

 

95

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *