Cauaca Ekstrim Pemkot Semarang Atur Strategi

SEMARANG (asatu.id) – Pemerintah Kota Semarang melalui Bidang Pertamanan dan Pemakaman pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman terlihat melakukan screening di sejumlah ruas jalan beberapa waktu lalu.

Pasalnya terdapat sebanyak 24 kejadian pohon tumbang akibat angin kencang dan tingginya curah hujan di wilayah Kota Semarang. Pohon tumbang tersebut terjadi di antaranya di daerah Ngaliyan, Hanoman, Arteri, Gajahmungkur, Trangkil, Gunungpati, Erlangga, Kampung Kali, Ki Mangun Sarkoro, Citanduy dan lokasi lainnya.

Jaiz Suyono, Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang menyebutkan pasalnya dari kejadian tersebut Pemerintah Kota Semarang sudah melakukan evakuasi pohon yang tumbang di 17 titik.

Sementara Walikota Semarang Hendrar Prihadi meminta Dinas terkait dan juga Camat untuk terus meningkatkan koordinasi serta melakukan pengawasan mengingat dalam beberapa waktu ke depan, cuaca ekstrim yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang masih akan terjadi.

“Terus waspada dan lakukan pengecekan khususnya terhadap pohon-pohon yang rawan tumbang serta pantau melalui CCTV yang dimiliki Pemkot,” ujarnya.

Selain itu pihaknya meminta masyarakat aktif melaporkan bila ada pohon yang kondisinya membahayakan melalui sistem pelaporan “Lapor Hendi” baik melalui sms ke 1708 dengan format LaporHendi [spasi] aduan, atau melalui twitter dengan tagar #laporhendi atau website www.lapor.go.id. “Laporan yang masuk tersebut nantinya akan kita tindak lanjuti untuk mengantisipasi terjadinya kejadian serupa,” pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *