Petanque, Olahraga Unik Asal Prancis

Olahraga Petanque (Reza Permadi/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Mau tahu salah satu olahraga yang tergolong baru di Indonesia dan mulai berkembang di Jawa Tengah ? petanque, olahraga ini sebenarnya termasuk olahraga yang sudah punya nama di dunia, negara-negara yang kuat dan konsisten mengembangkan petanque adalah negara-negara yang pernah dijajah oleh Prancis.

Prancis sendiri merupakan negara yang memang melahirkan cabang olahraga tersebut, bahkan pada pesta olahraga Sea Games beberapa waktu lalu petanque sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.

Petanque sendiri adalah suatu bentuk permainan boules yang tujuannya melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang disebut cochonnet dan kaki harus berada di lingkaran kecil.

Permainan ini biasa dimainkan di tanah keras atau berminyak, tapi juga dapat dimainkan di rerumputan, pasir atau permukaan tanah lain. Petanque dalam bahasa Prancis diucapkan Petak, namun di Indonesia diucapkan Pentaque.

Selain bagus untuk menjaga kebugaran,  melatih fokus dan melatih kesabaran, petanque juga dapat ditekuni sebagai olahraga prestasi. Bahkan, selain sudah dipertandingkan di Sea Games, olahraga ini juga akan dipertandingkan di PON dan Porprov.

Sri Haryono, S.Pd., M.Or. Ketua Harian Petanque Jawa Tengah optimis bahwa petanque akan menjadi olahraga yang populer di Indonesia dan Jawa Tengah mengingat tidak membutuhkan sarana dan prasarana yang sulit di dapat, olahraga ini bisa dimainkan dimana saja dan oleh siapa saja.

“Petanque dimainkan oleh dua, empat atau enam orang dalam dua tim, atau pemain dapat bersaing sebagai individu dan bermain santai. Di tunggal dan ganda permainan setiap pemain memiliki tiga boule,” katanya.

Untuk memulai permainan, sebuah koin dilempar untuk menentukan sisi mana pemain bermain terlebih dahulu. Tim mulai menarik lingkaran di tanah yang berdiameter 35-50 cm. Semua pemain harus melempar boule mereka dari dalam lingkaran ini, dengan kedua kaki yang tersisa di tanah.

Pemain pertama melempar jack 6-10 meter, setidaknya satu meter dari perbatasan. Pemain yang melemparkan jack kemudian melemparkan Boule pertama mereka. Seorang pemain dari tim lawan kemudian membuat lemparan bermain terus.

Tim yang tidak terdekat ke jack harus terus melemparkan tanah sampai mereka Boule lebih dekat ke jack dari lawan mereka atau kehabisan boule. Jika boule terdekat dari setiap tim adalah jarak yang sama dari jack, maka tim yang memainkan memainkan terakhir lagi. Jika boule masih berjarak sama maka tim bermain bergantian sampai perubahan posisi.

Jika boule masih berjarak sama pada akhir pertandingan maka tidak ada poin yang dicetak oleh tim baik. Permainan berlanjut dengan pemain dari tim yang memenangkan akhir sebelumnya menggambar lingkaran baru di sekitar di mana jack selesai dan melemparkan jack untuk akhir yang baru.

Permainan berakhir, dan titik dapat mencetak gol ketika kedua tim tidak memiliki boule lebih, atau ketika jack adalah tersingkir dari bermain. Tim yang menang menerima satu poin untuk setiap Boule yang telah lebih dekat ke jack dari Boule terbaik-ditempatkan oposisi.

Jika jack terlempar dari arena permainan, tidak ada skor tim kecuali hanya satu tim telah boule kiri untuk memutar. Dalam hal ini tim dengan boule menerima satu poin untuk setiap bahwa mereka harus bermain.

“Tim pemenang adalah yang pertama yang mencapai 13 poin kemenangan,” tambah Sri Haryono saat menjelaskan cara bermain Pentaque.

349

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan