Pedagang Ikan Sepakat dengan Dinas Perdagangan

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto melakukan sosialisasi relokasi di Pasar Rejomulyo Baru. (Vedyana Ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Pedagang ikan basah Pasar Rejomulyo sepakat akan menempati Pasar Rejomulyo baru ketika Detail Engineering Design (DED) pembuatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sudah jadi.

Hal itu disepakati antara pedagang ikan basah dan Dinas Perdagangan Kota Semarang dalam sosialisasi relokasi di Pasar Rejomulyo baru, Senin (6/2) siang.

“Intinya pedagang ikan basah sudah tidak ada masalah, sudah menempati, hanya mereka akan pindah setelah RTH mulai dibangun. Kami akan lapor ke wali kota,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto.

Dia menambahkan, target pembongkaran Pasar Kobong adalah wewenang Wali Kota Semaraang. “Kapan beliau akan memerintahkan Satpol PP untuk menutup lokasi Pasar Kobong. Begitu lelang DED RTH dimulai langsung akan ada pemagaran,” tambahnya.

Koordinator Bidang Hukum Paguyuban Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) Kota Semarang, Zaenal Abidin Petir mengatakan selama menuggu DED RTH jadi, pihaknya meminta kekurangan di Pasar Rejomulyo harus diperbaiki dan pedagang siap menunggu sampai DED RTH jadi.

“Sebenarnya pedagang tidak akan “nyerimpeti” kebijakan wali kota. Pedagang akan tunduk dan mematuhi kebijakan wali kota. Hanya saja tolong Pasar Rejomulyo yang mau ditempati harus layak dulu. Karena sangat belum layak, pedagang yang punya luasan sekitar 100 m2 hanya diganti 60 m2. Itukan kasihan,” pungkasnya.‎

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *