BNNP Jateng Bekuk Kurir Sabu Seberat 1 Kg

SEMARANG (asatu.id) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah (Jateng) berhasil mengagalkan peredaran narkoba lintas daerah, pasalnya narkoba jenis shabu tersebut dibawa oleh kurir dari Jakarta.

Kepala BNN Jawa Tengah Brigjen Pol Tri Agus Heru menuturkan, ini semua berkat kerja sama antara BNNP Jateng dengan BNN Pusat yang telah berkoordinasi sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal dengan barang bukti 1 kilo gram sabu dan 588 buti pil ektasi.

“Ada tiga kurir yang bertugas mengirim paket sabu tersebut, memang dari jakarta sudah dibuntuti oleh BNN Pusat, sehingga ketika sampai di stasiun solo Balapan BNNP Jateng sudah siaga dan menangkap para pelaku tersebut,” ungkapnya saat mengelar jumpa pers di Kantor BNNP Jateng Semarang, Rabu (1/2).

Pihaknya memamparkan keempat tersangka yang merupakan jaringan sabu internasional tersebut masing-masing napi LP Narkoba Nusakambangan bernama Sutrisno, serta tiga kurir masing-masing SW, FS dan MDS.

“Nah, kronologi dengan terbongkarnya karena jaringan narkotika tersebut bermula ketika napi Sutrisno yang memesan sabu dari seorang warga negara Nigeria yang sekarang ini dalam pengejaran petugas,” ujarnya.

Namun demikian, untuk membedah perkara tersebut memang perlu adanya komunikasi dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk menangkap Sutrisno. “Kami harus lakukan koordinasi dengan berbagai pihak karena harus menggeledah sel Sutrisno yang berada di nusa kambangan,” katanya.

Dalam penangkapan tersebut, Agus menjelaskan, selain sabu seberat 1 kg yang disimpan dalam kemasan teh, serta 588 butir ekstasi dari pengembangan kurir FS di rumahnya di Karanganyar.

“Ada beberapa barang yang kami amankan diantaranya sejumlah perhiasan dan emas batangan yang diduga berasal dari hasil penjualan barang haram tersebut. Dan tersangka Sutrisno sendiri merupakan residivis yang sudah tiga kali keluar masuk penjara karena kasus yang sama, pungkasnya.

216

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan