Terima 62 Penghargaan Selama 3 Tahun Bermitra dengan USAID PRIORITAS  

 

Semarang –  Program USAID PRIORITAS (Prioritizing Reform, Innovation, Opportunities for Reaching Indonesia’s Teachers, Administrators and Students) dari Badan Pembangunan Internasional Amerika untuk Indonesia sejak tahun 2012-2017 ini telah memberikan banyak manfaat untuk sekolah di Indonesia. Dengan memfokuskan pada pembelajaran aktif, manajemen berbasis sekolah, dan pengembangan budaya baca ternyata telah merubah paradigma sekolah menjadi sekolah yang kompetitif.

“Direktur Misi United States Agency for International Development (USAID) Erin McKee dan Konsul Jendral US Amerika di Surabaya Heather Variava pagi ini di  Makassar dan Maros, Sulawesi Selatan mengunjungi 2 sekolah yang memiliki prestasi saat didampingi USAID PRIORITAS. Yaitu MI Maros Baru dan SDN Gunung Sari 1,” kata Spesialis Pengembangan LPTK USAID PRIORITAS Jawa Tengah Afifuddin, PhD melalui siaran tertulisnya,Kamis (26/1).

Dua sekolah tersebut telah menerima puluhan penghargaan selama bermitra. Mereka secara konsisten menerapkan metode-metode program USAID sehingga memenangi banyak penghargaan.

“Di mulai dari Kepala MI Nur Ridhawati yang menjadi kepala sekolah berprestasi tahun 2015 yang lalu. Kemudian Ibu Nur juga menjelaskan sejak bermitra 3 tahun yang lalu, sekolahnya telah mendapatkan 62 penghargaan baik akademis, manajemen maupun non akademis. Padahal sebelum bekerjasama, hanya 10 penghargaan saja per periode,” kata Afifuddin.

Pelatihan-pelatihan yang telah mereka dapatkan  ternyata mendorong mereka untuk terus maju berkembang. Banyak inspirasi yang didapatkan selama didampingi. Senada dengan Nur Ridhawati, Idrus Kepala SDN Gunung Sari 1, menerangkan bahwa sekolahnya juga menikmati jerih payah berkat komitmen mereka untuk penerapkan praktik pendidikan yang lebih baik.

“Sangat menarik melihat bagaimana para siswa di sekolah ini sangat bersemangat dalam mengikuti pembelajaran; dan bagaimana para guru sangat bangga bisa menggunakan ketrampilan mengajar yang baru! Peningkatan kualitas di sekolah ini dan juga sekolah-sekolah mitra USAID PRIORITAS yang lain,  menunjukkan bahwa menerapkan pembelajaran aktif dan manajemen berbasis sekolah dengan konsisten telah meningkatkan kualitas pendidikan ribuan siswa,” ujar Direktur Misi USAID McKee.

Bersama pejabat pemerintah daerah setempat, Konsul Jendral dan Direktur Misi meninjau kelas-kelas, berbicara dengan para guru dan pengelola sekolah, bertemu dengan beberapa anggota komite sekolah yang aktif membantu memfasilitasi pembelajaran di kelas bersama guru.

“Komunitas di sekitar sekolah sangat aktif terlibat dalam membantu para guru mengajar dengan lebih baik. Sekolah-sekolah ini menunjukkan komitmen yang tinggi  meningkatkan kualitas pembelajaran dan dampaknya memperlihatkan komitmen mereka,” ujar Konsul Jendral Variava.(HP)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *