Mannequin Challenge Sat Pol PP Jateng Sebelum Apel Pagi

Semarang (asatu.id) – Trend Mannequin Challenge semakin merambah kemana-mana, tak hanya anak-anak muda atau mereka yang doyan eksis, tapi juga dari pemerintahan dan pejabat negara juga senang melakukannya.

Setelah beberapa waktu lalu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sempat membuat Mannequin Challenge di Kantor Litbang, kini giliran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jateng yang ikut-ikutan membuat Mannequin Challenge belum lama ini.

Berikut bukti video unggah saat anggota Satpol PP Jateng merekam Mannequin Challenge di Kantor JDC Jalan Imam Bonjol Semarang serta wawancara dengan Kepala Satpol PP Jateng Sinung N Rachmadi.

  1. Kenapa melakukan mannequin challenge ?

Inilah bagian dari nawaitu kami Satpol PP Pemprov Jateng peka terhadap dinamika lingkungan yang berkembang, istilahnya kekiniaan. Satpol PP kan tidak kaku, kami harus luwes dan bisa mengikuti zaman. Itulah bagian dari proses panjang agar Satpol PP menjadi lebih humanis dalam melayani dan berada bersama masyarakat.

  1. Tujuannya apa ?

Tentu yang utama adalah secara perlahan untuk merubah image institusi Satpol PP Jateng dan secara internal kami untuk merawat soliditas kekompakan anggota dalam satu bahasa dan tindakan.

  1. Konsep Mannequin Challenge tersebut apa ?

Konsepnya adalah kegiatan sebelum apel pagi dilaksanakan yakni jam 06.50 WIB. Artinya banyak hal yang kami komunikasikan secara informal layaknya sahabat diantara para anggota.

  1. Apa yang diambil dari kegiatan tersebut ?

Ekspektasi kami nggak muluk-muluk kok. Secara intern, lapor kepada pimpinan secara berjenjang, bisa dengan komunikasi lisan. Muaranya seperti tadi kami sampaikan, solid dan kompak.

  1. Biasanya masyarakat melihat Satpol PP itu sebagai tukang gusur, di kepemimpinan anda apa yang di lakukan ?

Kami harus solid dan kompak secara internal untuk merubah image itu, dengan fakta bukan retorika. Melalui performa sebagai bukti yang bisa dilihat dan ramah dalam berkomunikasi dengan siapapun. Itu penting, biarlah masyarakat yang menilai fakta kami. Dan kami akan terus melayani dengan hati.

  1. Strategi apa yang di lakukan Satpol PP Jateng untuk mempercantik citra Satpol PP yang dikenal arogan dan tukang gusur ?

Ya ini tugas yang tidak ringan, tapi tentu niat baik akan terus diuji. Kami terus berkomunikasi dengan Satpol PP Kabupaten/Kota karena fungsi layanan Satpol PP Provinsi adalah fasilitasi dan koordinasi.

Maka lini depan pelayanan masyarakat dan operasional di Satpol PP Pemprov, kami prioritaskan tampilannya perempuan. Dengan hadirnya peran Satpol PP perempuan akan membawa warna baru kinerja, baik secara internal kami maupun dengan masyarakat luas yang kami layani.

  1. Harapannya apa dengan kegiatan tersebut ?

Selain secara internal merawat soliditas kekompakan, juga diharapkan membangun image institusi Satpol PP Pemprov yang makin humanis, edukatif dan melayani. (AC)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *