2017 Pemkot Target Pendapatan Sektor Hotel 64 Miliar

20170119_123706Semarang (asatu.id) – Target pendapatan pemerintah Kota Semarang dari sektor pajak perhotelan di 2017 ini sebesar Rp 64 miliar. Pendapatan diambil dari jumlah total wajib pajak yang ada saat ini sebanyak 500 hotel, baik untuk hotel besar dan yang kecil. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendapatan Kota Semarang A Yudi Mardiana, Kamis (19/1).

“Jadi nanti kita terapkan sistem pajak online khususnya di lingkungan perhotelan, kita nanti gandeng salah satu bank yakni Bank Negara Indonesia (BNI). Tujuannya yakni dengan adanya pembayaran pajak dengan sistem online ini untuk mengatahui secara transparan potensi secara pasti besaran pendapatan dari wajib pajak,” terangnya.

Pihaknya menerangkan bahwa saat ini ada 10 hotel yang sudah mengikuti dengan sistem pembayaran online untuk tahap pertama ini. Diharapkan untuk tahap kedua, bisa lebih banyak lagi hotel lainnya yang juga ikut ambil bagian.

“Kesulitan untuk melaksanakan sistem pajak online yang bergerak dijasa perhotelan ini yaitu terkait izin dimana beberapa hotel manajemennya harus melaporkan ke pusat terlebih dulu, sehingga kita masih menunggu perizinan dari hotel tersebut.

“Nanti hal ini akan kami kaji lagi, sebaiknya seperti apa dan harus dicari solusinya yang win-win solution,” ucapnya.

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, elektronik tax (e-tax) ini bukan hanya dihotel saja tapi ditempat lainnya juga seperti restoran dan karaoke. Karena kalau manual pihaknya tidak bisa menghitung realisasi besaran pajaknya.

“Kalau dengan e-tax ini kita ada transparansi dan bisa lebih banyak mendapatkan pajak pendapatan dari hotel. Kita ditahun 2017 ini, akan naikkan pajak daerah sebesar 10 persen, baik dari hotel, restoran dan karaoke,” pungkasnya. (Vedyana Ardyansah)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *