TLJ Selesai 2017, Kecamatan Wajib Bangun 1 Taman 1 Tempat Olahraga

20170117_120332Semarang (asatu.id) – Pembangunan sarana olahraga Tri Lomba Juang (TLJ) yang berada di Jalan Mugas diharapkan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi selesai di tahun 2017 dengan pembangunan terakhir sarana prasarana untuk cabang atletik yang dinilai belum 100 persen.

“Pembangunan GOR Tri Lomba Juang ini telah dilaksanakan secara bertahap yang dimulai dari 2013-2016 dan terakhir di 2017. Nantinya di akhir pembangunannya hanya tinggal membangun berupa lintasan atletik dan sarana untuk cabang olahraga lainnya seperti lempar lembing dan lain-lain,” ucapnya saat meninjau pembangunan TLJ, Selasa (17/1).

Selain itu, Hendi sapaan akrabnya, menambahkan ada rencana bahwa Kota Semarang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (Popnas). Dan sekaligus juga menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“2017 ini Kota Semarang ditunjuk KONI Jateng menjadi tuan rumah mulai dari Popnas. Rencananya juga Porprov yang di Tegal mau dipindah di Semarang sehingga  harapannya di 2017 lelang bisa dilakukan cepat dan bisa selesai Agustus atau September,” terangnya.

Selain TLJ yang akan menjadi sarana olahraga masyarakat, pihaknya akan terus berkomitmen agar sarana olahraga ada di setiap kecamatan.

“Kalau pengembangan sarana olahraga yang lain, kami masih dalam sebuah visi yang kita janjikan saat kampanye. Mulai tahun ini juga, setiap kecamatan wajib untuk membangun sarpras olahraga plus taman,” ucapnnya.

Dirinya berharap, diakhir masa periodenya sarana olahraga sudah menjamur di Kota Semarang. Sehingga masyarakat mampu mengekspresikan kegiatan olahraganya di sarana pemmkot tersebut.

“Di akhir periode kami 2021, sarana-sarana olahraga akan tumbuh berkembang minimal di tingkat kecamatan dan bisa untuk membuat warga lebih hidup sehat lagi dan mudah-mudahan muncul bibit atlet dari Semarang yang lebih banyak lagi,” ujarnya.

Hendi menegaskan bahwa program pembangunan sarana olahraga di setiap kecamatan akan dilakukan di tahun 2017 ini. “Programnya di tahun 2017 ini, langsung DED plus pembangunan fisik. Jadi diharapkan sudah selesai di 2017 minimal 1 taman  dan 1 tempat olahraga di satu kecamatan,” pungkasnya. (Vedyana Ardyansah)

177

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan