Ganjar Cabut Izin Semen Rembang

Gubernur Jawa Tengah memberikan keterangan pers pencabutan izin lingkungan pabrik semen Rembang. (istimewa/dok.)

Gubernur Jawa Tengah memberikan keterangan pers pencabutan izin lingkungan pabrik semen Rembang. (istimewa/dok.)

Semarang (asatu.id) – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo akhirnya mencabut izin lingkungan PT Semen Indonesia di Rembang. Hal tersebut dinyatakan resmi dalam pers conference yang digelar di Wisma Perdamaian, Senin (16/1) malam.

Dengan pencabutan tersebut, berarti semua kegiatan PT Semen Indonesia baik berupa pembangunan konstruksi fisik pabrik semen dan operasional produksi semen diberhentikan sama sekali.660.1/30/2016 tentang izin lingkungan kegiatan penambangan bahan baku dan pembangunan serta pengoperasian pabrik semen PT Semen Indonesia.

“Jika ingin tetap melanjutkan proses konstruksi dan produksi, PT Semen Indonesia wajib mengajukan izin lingkungan lagi dengan menaati putusan peninjauan kembali Mahkamah Agung no.99 PK/TUN/2016 tanggal 5 Oktober 2016,” kata Ganjar.

Dalam keputusan tersebut terdapat tiga hal utama, pertama Ganjar menyatakan batal dan tidak berlakuknya keputusan Gubernur Jateng no.660.1/17/2012 tanggal 7 Juni 2012 tentang izin lingkungan kegiatan penambangan bahan baku semen dan pembangunan serta pengoperasian pabrik semen PT Semen Indonesia di Rembang.

Kedua, Ganjar memerintahkan PT Semen Indonesia menyempurnakan dokumen adendum analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dan rencana kelola lingkungan-rencana pantau lingkungan (RKL-RPL).

Ketiga, dengan berlakunya keputusan Gubernur itu, maka izin usaha dan atau kegiatan yang didasarkan pada Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 660.1/17 Tahun 2012 tanggal 7 Juni 2012 sebagaimana diubah oleh Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 660.1/30 Tahun 2016 dinyatakan batal. (AC)

108

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan