Dinar Indah Banjir Lagi, Talud akan Ditinggikan

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Vedyana Ardyansah/asatu.id)

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Vedyana Ardyansah/asatu.id)

Semarang (asatu.id) – Problem banjir yang menimpa perumahan Dinar Indah, Meteseh, Tembalang, akibat meluapnya Sungai Pengkol yang kemudian berimbas terendamnya kawasan perumahan tersebut di blok 7, membuat Pemerintah Kota Semarang akan meninggikan tanggul yang dinilai kurang maksimal menahan aliran sungai.

“Ini untuk kesekian kalinya perumahan cluster Dinar Indah terkena Banjir. Ini lucu, kok bisa daerah Tembalang kena banjir. Problemnya Sungai Pengkol yang meluap, dan ini kami cek ternyata masih ada tanggul yang belum terselesaikan,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Senin (16/1).

Hendi, sapaan akrabnya, memerintahkan kepada dinas terkait untuk bisa segera menyelesaikan tanggul atau talud sampai dinilai mampu membendung alisan sungai. “Nanti talud atau tanggul dinaikan setengah sampai satu meter ke atas.”

Dia berharap, dengan adannya taanggul atau talud tersebut bisa membuat warga nyaman dan terhindar dari banjir. “Kami harap dengan tanggul tersebut ke depan tidak ada kekhawatiran dari warga terkait masalah banjir,” ujarnya.

Selain itu, ia juga memerintahkan kepada BPBD untuk memberikan bantuan kepada warga cluster Dinar Indah yang terdampak banjir. “Kemudian nanti pak lurah dan pak camat paling tidak juga bisa memberikan support kepada masyarakat untuk pemberian sembako atau makanan sepanjang mereka membereskan rumah mereka,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Iswar Aminudin membenarkan adanya rencana untuk memperpanjang dan meninggikan talud atau tanggul tersebut. “Jadi penanganan Dinar Indah nanti talud atau tanggulnya kita tinggikan minimal setengah meter. Kita harapkan itu membantu,” ucap Iswar.

Pihaknya menerangkan bahwa dana untuk penanganan dengan memperbaiki dan menambah tinggi talud atau tanggul tersebut diambil dari dana swakelola dari Dinas PU. “Kita nanti gunakan dana swakelola dari Dinas PU yang sewaktu waktu  bisa kita gunakan,” pungkasnya. (Vedyana Ardyansah)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *