Hendi: Jangan Sampai Ada “Jeruk Makan Jeruk”

20170111_102718SEMARANG (asatu.id) – Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengingatkan, adanya tim saber pungli yang telah dikukuhkannya, bukan untuk saling curiga dan intai mengintai antar instansi. Harapannya tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pembentukan tim saber pungli di balaikota, Rabu (11/1).

“Tentu saja harapan saya, tidak saling mengintai antar instansi. Jangan jadinya malah muncul istilah jeruk makan jeruk,” ujarnya.

Menurutnya, sangat ironi jika tim saber yang notabene juga beranggotakan orang pemkot menangkap oknum pungli di kalangan pemkot sendiri.

“Tetapi kalau sudah diberikan sosialisasi terkait pungli, tapi tetap membandel, ya tangkap saja. Kalau sudah satu dua kali diperingatkan namun tetap melakukan pungli, tangkap saja,” tegas pria yang akrab disapa Hendi.

Hendi menyebutkan, dalam masa pemerintahan 2016, terdapat 6 kasus pungli yang memaksanya mengambil pembinaan.

“Karena itu sifatnya kami melakukan pembinaan, jadi ke enam pejabat itu kami lepas jabatannya dan turunkan pangkatnya satu tingkat,” tandasnya. (HP)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *