Membentuk Generasi Penerus Lewat Parade Anak Sholeh

trim_20161225_130357_14506SEMARANG (asatu.id) – Mendidik generasi penerus dengan keterampilan dasar  untuk menjadi pribadi yang mandiri, berakhlakul karimah, berkepribadian, dan mempunyai visi misi yang baik nampaknya menjadi hal penting di zaman sekarang ini.

Hal tersebut tersirat di dalam sambutan Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, Muh. Habib dalam acara Parade Anak Sholeh (PAS) yang diadakan Yayasan Shirotol Mustaqim yang dinaungi DPD LDII Kota Semarang, Minggu (25/12).

Muh. Habib menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi. Atas nama Kemenag, menyambut baik dan  mendudukung pada kegiatan yang luar biasa ini,” tambahnya.

Dirinya berharap, dari kegiatan ini mampu membentuk kader-kader generasi penerus yang handal untuk Kota Semarang pada khususnya. “Kegiatan ini sebagai bentuk membentengi generasi muda kita. Dengan mengajarkan nilai-nilai dasar seperti keimanan, dan pengetahuan yang lain, diharapkan bisa membangun bangsa ini kedepannya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Shirotol Mustaqim, Yuniarso  Kwartono Adi mengatakan, PAS ini adalah agenda tahunan dari yayasan yang selama ini bersama-sama Kemenag Kota Semarang bertujuan membentuk generasi yang berkualitas secara ilmu agama, dan ilmu-ilmu yang lain. “Kita bersama dengan kemenag kota bersama-sama membina dan mendidik untuk menjadikan generus yang baik bagi bangsa ini,” ucapnya.

Yuniarso menambahkan, PAS 2016 kali ini diikuti 30 PAC LDII se-Kota Semarang. “Yang diperlombakan kali ini, selain lomba bernuansa religi seperti lomba bacaan Al’quran, lomba gerakan shalat, hafalan doa, juga ada lomba kesenian, yakni kesenian gerak, lomba mewarnai, disain grafis, hasta karya, dan lomba yel-yel,” pungkasnya. (VA)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *